Penyebab Kegagalan Budidaya Jamur Tiram dan Solusinya

HOME | TENTANG KAMI | LAYANAN | ARTIKEL | NEWS | HUBUNGI KAMI | REGISTRASI | LOGIN MEMBER DEMO | LOGIN MEMBER AKTIF |

TANYA TENTANG KPINDO








KPINDO
JL. KALIABANG TENGAH
KAV. DAMAI NO. 37
KEL. HARAPAN JAYA
BEKASI UTARA 17124

sms : 081280880305 / 081381018902

KATEGORI PRODUCT
Wisata (54)
Transportasi (75)
Telekomunikasi (33)
Tekstil & Kulit (12)
Sekolah and Bimbel (15)
Properti (47)
Persediaan Lebih (12)
Percetakan & Penerbitan (35)
Pembungkus & Kertas (14)
Pakaian & Mode (97)
Otomotif (46)
Olahraga & Hiburan (34)
Mineral & Logam (18)
Mebel (43)
Makanan & Minuman (48)
Mainan (16)
Lingkungan (8)
Layanan Bisnis (116)
Konstruksi & Real Estate (116)
Komputer & Software (85)
Kimia (30)
Kesehatan & Kecantikan (92)
Kerajinan & Sovenir (56)
Kebutuhan Rumah Tangga (47)
Kebutuhan Kantor (42)
Kebutuhan Industri (165)
Keamanan & Perlindungan (16)
Enerji (14)
Elektronik Konsumen (49)
Elektronik & Elektrik (112)
Agraris (798)
 


NEWS
Manajemen sistematis kunci keberhasilan EO
Membangun Bisnis Event Organizer
Bisnis Event Organizer Berprospek Menjanjikan Keuntungan Besar
7 tips Sukses Usaha Event Organizer
MEMBUAT EVENT SUKSES & BERMANFAAT

ARTIKEL
Manajemen sistematis kunci keberhasilan EO
Manajemen sistematis kunci keberhasilan EO Saco-indonesia.com Dalam pelaksanaan sebuah acara yang melibatkan Event Organizer (EO), dibutuhkan juga manajemen yang baik dan sistematis.
Membangun Bisnis Event Organizer
Membangun Bisnis Event Organizer Saco-indonesia.com Kita banyak melihat setiap minggu ada saja acara yang diselenggarakan di daerah kita, baik itu acara seminar,
Bisnis Event Organizer Berprospek Menjanjikan Keuntungan Besar
Bisnis Event Organizer Berprospek Menjanjikan Keuntungan Besar Saco-indonesia.com Bisnis Event Organizer yang sebagian besar dilakukan oleh sejumlah anak muda terus berkembang
7 tips Sukses Usaha Event Organizer
7 tips Sukses Usaha Event Organizer Saco-indonesia.com Apakah anda tertarik membuka usaha event organizer? Berikut ini ada beberapa info menarik tentang
MEMBUAT EVENT SUKSES & BERMANFAAT
MEMBUAT EVENT SUKSES & BERMANFAAT Saco-indonesia.com Bagi Creative yang ingin buat event dan belum punya pengalaman dibidang ini. Gimana sih agar



UMROH HAJI DAN TOUR
DOKTER BEDAH TULANG
DOKTER WAHYU
JABAL RAHMAH
KUBAH SUCI
MOBILKU RENTCAR
JATI JEPARA
HDPE INDONESIA
CUCI MOBIL MOTOR
RAJA PIPA
RONLINDO DAYA SAKTI
RUMAH TENDA
STAND BRACKET
SURYA CIPTA
DISTRIBUTOR TINTA PRINTER
CENTRAL PIPA
SURYA CIPTA CONVEYOR
BEC SPAREPART LAPTOP
PUSAT LOGAM MULIA
BAJA RINGAN
RANGKA ATAP BAJA RINGAN
TOWER TRIANGLE
JUAL JAKET
DIGITAL PRINTING
DIGITAL PRINTING MURAH TANGERANG
DIGITAL PRINTING TANGERANG
DIGITAL PRINTING JAKARTA
DIGITAL PRINTING JAKARTA BARAT
CETAK SPANDUK
CETAK SPANDUK TANGERANG
CETAK SPANDUK JAKARTA
CETAK SPANDUK JAKARTA BARAT
CETAK BANNER
CETAK BANNER TANGERANG
CETAK BANNER JAKARTA
CETAK BANNER JAKARTA BARAT
LANTAI KAYU MURAH
  CARI PRODUCT
SILAHKAN DAFTAR DISINI DAN DAPATKAN WEBSITE KEREN
  PRODUCT

Penyebab Kegagalan Budidaya Jamur Tiram dan Solusinya

 

Dalam pembuatan baglog jamur tiram, seringkali timbul yellow spot, green spot, gagal menumbuhkan miselium, perkembangan miselium lambat, baglog membusuk, dsb.


Kegagalan ini sebenarnya disebabkan oleh berbagai macam faktor, memang faktor kegagalan ini harus juga diperhitungkan agar kita siap dalam mengantisipasinya.
 
Seringkali faktor sterilisasi media dianggap sebagai satu-satunya sebab dalam kegagalan.

Padahal proses sterilisasi media hanya merupakan salah satu penyebab saja. Dalam berbagai analisa rekan-rekan, literatur, pengalaman, faktor-faktor kegagalan ini dapat disebabkan berbagai macam sebab. Posting kali ini mencoba sedikit menganalisa sebab-sebab tersebut dan sedikit antisipasinya.
Jika dari sahabat dan rekan-rekan memiliki pengalaman yang lain kami mohon kritik, saran, dan tentunya feedback nya agar juga menambahkan posting ini.

Faktor dari serbuk kayu yang digunakan
Media kayu adalah media utama dalam penumbuhan jamur ini. Jadi sangat penting untuk memperhatikan jenis serbuk kayu yang digunakan. Hendaknya untuk mempermudah budidaya, jenis kayu yang digunakan homogen atau tidak bercampur. Ini berpengaruh dalam lamanya waktu pengomposan dan juga tentunya perkembangan miselium. Untuk wilayah di pulau jawa, paling mudah menggunakan jenis kayu sengon laut. Pencampuran dengan jenis lainnya boleh dilakukan tetapi hendaknya 80% bersifat homogen.Seringkali kegagalan timbul karena pencampuran ini tidak terkontrol, apalagi tercampur dengan jenis kayu yang bergetah seperti kayu pinus, damar, cemara, dan sebagainya.
Penting juga untuk memperhatikan apakah dari penggergajian kayu, serbuk gergaji tersebut terkena tumpahan oli atau tidak, karena sangat beresiko jika digunakan dalam budidaya
 

Faktor PH
Dalam pencampuran media baglog, tingkat PH dari serbuk gergaji harus diperhatikan dengan benar di kisaran 7. PH yang terlalu basa (poin 7 keatas hingga 8) akan menyebabkan kegagalan. Karena faktor PH ini lah, dalam budidaya diperlukan pengomposan. Metoda pengomposan dari masing-masing pebudidaya memang lain-lain, tapi tujuannya satu yaitu menurunkan PH serbuk gergajian. Metoda itu antara lain:
  • Setelah mencampur, dibiarkan semalam, lalu baru dimasukkan ke dalam kantong baglog
  • Dengan mencampurkan EM4 untuk mempercepat pengomposan
  • Mencampur serbuk gergajian dengan kapur lalu dibiarkan minimal 3 minggu untuk pengomposannya.
Penting sekali untuk memeriksa kondisi PH ini sebelum dimasukkan ke dalam kantong. Pemeriksaan bisa dengan PH meter atau kertas lagmus. Ada pengalaman dari rekan-rekan, jika PH masih di kisaran 7,5 - 8, campuran diberi sedikit campuran air cuka.. lalu diperiksa kembali, setelah PH di sekitar 7, baru dimasukkan ke dalam kantong.
 
Faktor AIR
Dalam menambahkan kadar air, seringkali kita memang tidak memeriksa air yang digunakan. Ada yang menggunakan air sumur, air PDAM, atau malah air kali biasa. Kandungan kimia pada air tersebut terkadang tidak kita ketahui, jika terdapat kandungan yang mungkin saja bisa menggagalkan dalam proses budidaya, hal ini tentunya tidak kita inginkan. Cara sederhana untuk mengatasinya adalah, air yang akan kita gunakan hendaknya diendapkan dahulu, bisa juga dengan mencampurkan arang untuk menetralisir dan memurnikan air.
 

Faktor campuran yang kurang baik
Kadar dari campuran memang bermacam-macam dari masing-masing pebudidaya, tetapi rata-rata menggunakan nutrisi sekitar 10%-15%, ada yang maksimal hingga 20% dari berat gergajian. Nutrisi yang kami maksud di sini adalah perbandingan bekatul atau jagung.
Pastikan bahan yang digunakan dalam campuran masih dalam kondisi segar dan baru, tentunya kualitasnya juga harus baik.
Penting sekali untuk segera melakukan sterilisasi setelah campuran dimasukkan ke dalam kantong baglog. Karena setelah dimasukkan ke dalam plastik, akan timbul gas fermentasi yang dapat melambatkan tingkat kecepatan tumbuh miselium nantinya, atau bahkan menghentikannya sama sekali.

Faktor sterilisasi
Nah.. faktor ini yang sering menjadi momok pada budidaya. Metodanya banyak sekali, ada yang menggunakan tong, ada yang menggunakan steamer beton, plat baja. Ada yang langsung dipanaskan, ada yang menggunakan boiler sebagai penghasil uap panasnya. Intinya cuma satu, bagaimana metoda yang digunakan tersebut dapat memanaskan media baglog hingga 100 derajat C dan mematikan semua bakteri yang ada. Sehingga baglog yang sudah steril tersebut dapat tumbuh miseliumnya setelah ditanamkan bibit di dalamnya.
Air yang digunakan dalam memanaskan baglog juga sebaiknya harus selalu baru dan bersih.


Faktor kesalahan dalam inokulasi
Dalam melakukan inokulasi bibit jamur tiram putih, kondisi baglog setelah melalui proses sterlilisasi harus memiliki suhu yang pas..
Suhu baglog yang masih terlalu panas dapat menyebabkan kegagalan, begitu juga sebaliknya, suhu yang sudah terlalu dingin juga dapat menimbulkan kegagalan.
Suhu yang baik kira-kira di kisaran 35-38 derajat C (masih hangat sedikit, tapi tidak panas)
Jangan pula misalnya sudah lebih dari 2 hari keluar dari steamer proses sterilisasi, baru dilakukan proses inokulasi, ini sudah terlalu dingin.
Indikasi faktor inokulasi berhasil dapat dilihat seperti foto di bawah ini, walau hanya baru 3 hari, perkembangan miselium sudah terpantau dengan menyebarnya pengapasan.


 
Faktor bibit jamur yang kurang baik
Bibit jamur tiram putih sangat penting sekali dalam menentukan tingkat keberhasilan dalam budidaya jamur tiram putih. Kualitas bibit ini sangat menentukan keberhasilan. Jangan menggunakan bibit yang sudah terlalu tua. Itu sebabnya sebaiknya jika membeli bibit, janganlah yang kondisi sudah 100% miseliumnya, karena kita sendiri tidak tahu sudah berapa lama umur bibit itu sendiri. Bibit yang sudah terlalu tua (apalagi sudah tumbuh jamurnya) kurang baik untuk digunakan. Bibit yang berumur masih muda memiliki kekuatan yang lebih baik.
Dalam membeli bibit sebaiknya dalam kondisi 70% atau 80% miseliumnya. Dan segera digunakan setelah miselium menyelimuti botol (100%). Jika masih tertunda penggunaannya, maksimal seminggu setelah miselium bibit mencapai 100% sudah harus digunakan.
Dalam pembuatan bibit juga perlu diperhatikan dengan baik sejak dari proses di PDA. Jika perkembangan miselium di PDA sangat tebal dan bagus, InsyaALLAH selanjutnya jika diturunkan ke F1 dan F2 akan bagus terus. Contoh PDA yang bagus seperti pada foto botol sebelah kiri.

 

Komposisi bibit
Ada baiknya kita juga tahu komposisi nutrisi dari bibit yang akan kita gunakan. Komposisi nutrisi pada bibit jamur tiram menentukan kualitas kekuatan miselium dalam perkembangan di baglog nantinya. Indikasi sederhananya dapat terlihat pada warna putih miselium di botol bibit. Jika putihnya berwarna sangat putih, ini mengindikasikan nutrisi nya baik, tapi jika warna putihnya hanya semu saja, ini mengindikasikan nutrisi yang digunakan kurang.
 
tampak foto miselium putihnya tebal
walaupun masih kondisi 20%



Faktor kebersihan ruang inkubasi
Pada ruang inkubasi, faktor kebersihan, sirkulasi udara, kelembaban juga harus sangat diperhatikan. Bisa jadi semua faktor sudah terlewati dengan baik, dan perkembangan miselium juga baik, tetali karena ruang inkubasi kurang bersih, perkembangan miselium justruk menjadi lambat dan malah terhenti sama sekali. Ada baiknya ruang inkubasi secara rutin dilakukan sterilisasi dengan menyemprotkan formalin 2% sebelum diisi baglog, ini untuk meyakinkan bersih dan sterilnya ruang inkubasi itu sendiri.
 
Sumber: http://jamursekolahdolan.blogspot.com/2010/10/kegagalan-dalam-budidaya-jamur-tiram.html

Kampoeng Djamoer

SUPPORT ONLINE :  
senowahyu@gmail.com
Tel. :087771199462 / 081228945753 Kota. :Yogyakarta
Choose your FLAVOR, contact us. While others are still preparing, you have felt the GREAT SENSATION! Deliver to all over Indonesia!
Back
Website : http://www.kampungjamur.com
Email : senowahyu@gmail.com
 Add ShoutBox | INDEX
Didit Purwono
Busana Muslim
Menyediakan dan melayani busana muslim anak, dewasa, macam-macam kerudung, jilbab dan perlengkapan busana muslim lainnya.

WEBSITE  |  EMAIL
kpindo
silahkan lihat
Rangka atap Baja Ringan
Dokter Wahyu
Dokter Bedah Tulang
Umroh Ramadhan
Lampu Sorot
Lampu Jalan
Pipa Hdpe
Sewa Mobil
Tinta Printer
Cuci Mobil motor
Conveyor
Pipa Seamless
Sparepart Laptop
Conveyor
Conveyor
Bracket Tv LCD
Tranfer Factor
Dongkrakmart.com
Central mobil
Pipa industri
Rumah elektro
Umroh murah
Beton
Mebel jati jepara
Design tenda
sparepart laptop
Grosir baju
Alat Kesehatan
alat elektronik
Toko baju online
Toko Bersama Bisa
Jasa Olah Data
Produksi Mesin
Sanitasi Dan Pembersih
Pipa Sumitomo
Toko Lebaran
Produk Indonesia
Produksi Alat Komunikasi
Pusat Aneka Pipa
Pusat Jual HDPE
Pusat Pembuatan Tenda
Distributor Lampu Sorot
Distributor Alat Laboratorium
Pelayanan Haji Dan Umroh Murah
Pembuatan Conveyors Berkualitas
Jual Beli Logam Mulia
Jual SSB dan HT
Alat Peraga Pendidikan SD
Jual Sepatu Wanita Murah
Sparepart Kulkas
Obat Kanker Herbal
Sewa Perkantoran Di Jakarta
Aluminium Composite panel
Wahana Tirta Pool & Spa


  |  EMAIL

Penyebab Kegagalan Budidaya Jamur Tiram dan Solusinya